Apakah yang dimaksud dengan teks eksplanasi? Menurut KBBI (2008), eksplanasi artinya “penjelasan” atau “paparan“. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi.
Suatu kejadian, baik itu kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab, akibat, dan proses.
Teks eksplanasi bertujuan untuk menjelaskan secara jelas mengenai proses yang terjadi pada suatu fenomena. Teks ini juga memberikan alasan penyebab peristiwa itu terjadi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca.
Beberapa karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi adalah sebagai berikut:
Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki struktur berupa pernyataan umum, urutan sebab dan akibat, serta interpretasi.
Di bagian ini, sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Poinnya bisa mengangkat tentang proses bagaimana fenomena alam tersebut bisa terjadi.
Setelah mengetahui secara umum fenomena yang akan dibahas, pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi dalam beberapa paragraf terkait sebab dan akibatnya. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas.
Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan sebagai ulasan atau penarikan kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.
Ada pun dalam menyusun teks eksplanasi perlu memperhatikan kaidah kebahasaan berikut ini:
Di artikel sebelumnya, kita sudah belajar mengenai kalimat pasif dan kalimat tidak langsung, ya. Nah, apa sih itu? Jadi, kalimat aktif adalah jenis kalimat dimana objek melakukan sebuah tindakan kepada subjek.
Sementara itu, kalimat tidak langsung adalah kalimat dimana pembicaraan atau sebuah informasi dari seseorang, disampaikan secara tidak langsung kepada orang lain. Nah, ciri kebahasaan teks eksplanasi akan menggunakan dua jenis kalimat ini.
Karena teks eksplanasi bertujuan untuk menjelaskan secara jelas kejadian suatu fenomena, jadi teks ini akan sering menggunakan dua jenis konjungsi, yaitu kasual dan waktu (temporal).
Konjungsi kasual adalah kata penghubung yang mengaitkan dua peristiwa atau ide, dengan menunjukkan hubungan sebab-akibat. Konjungsi kasual ditandai dengan penggunaan kata karena, sebab, oleh karena itu, dsb.
Sementara itu, sesuai namanya, konjungsi waktu/temporal adalah kata hubung yang berkenaan dengan waktu. Biasanya, ditandai dengan penggunaan kata kemudian, lalu, sejak, ketika, saat, dsb.
Teks eksplanasi juga menggunakan istilah ilmiah untuk menjelaskan suatu fenomena. Contohnya saja pada teks eksplanasi tentang penyebab banjir. Mungkin kamu akan menemukan beberapa istilah yang cukup asing, seperti erosi, sedimentasi, drainase, deforestase, dan lain sebagainya.
Maksudnya apa sih? Nah, kata kerja material merujuk pada tindakan yang dapat dilihat atau dirasakan secara fisik. Contohnya membangun, memakan, membaca, dsb. Sementara itu, kata kerja rasional berkaitan dengan aktivitas emosional. Contohnya berpikir, mengerti, berharap, dsb.
Dengan menggunakan kedua jenis kata kerja ini, teks eksplanasi dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap dan jelas mengenai suatu topik, baik itu dalam konteks fisik atau dalam aspek-aspek emosional. Sehingga, akan memudahkan pembaca untuk memahami penjelasan yang diberikan.
Penjelasan dalam teks eksplanasi sering digunakan sebagai bahan pembelajaran. Oleh karena itu, bahasa yang disampaikan harus jelas dan terperinci, supaya pembaca pun dapat memahami konsep atau proses yang dijelaskan.
Penjelasan yang informatif juga dapat memberikan kredibilitas dari kebenaran suatu teks. Dengan informasi yang akurat dan terperinci, pembaca cenderung lebih mempercayai konten yang disajikan.
Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi