Loading...

Blog Guru

TEKS EKSPLANASI

Pengertian Teks Eksplanasi

Apakah yang dimaksud dengan teks eksplanasi? Menurut KBBI (2008), eksplanasi artinya “penjelasan” atau “paparan“. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi.

Suatu kejadian, baik itu kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab, akibat, dan proses.

Tujuan Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi bertujuan untuk menjelaskan secara jelas mengenai proses yang terjadi pada suatu fenomena. Teks ini juga memberikan alasan penyebab peristiwa itu terjadi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca.


Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Beberapa karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

  1. Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
  2. Hal yang dibahas umumnya berisi suatu fenomena yang sifatnya keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
  3. Sifatnya informatif dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
  4. Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contohnya: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki struktur berupa pernyataan umum, urutan sebab dan akibat, serta interpretasi.


1. Identifikasi Fenomena

Di bagian ini, sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Poinnya bisa mengangkat tentang proses bagaimana fenomena alam tersebut bisa terjadi.

 

2. Rangkaian Kejadian

Setelah mengetahui secara umum fenomena yang akan dibahas, pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi dalam beberapa paragraf terkait sebab dan akibatnya. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas.

 

3. Interpretasi

Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan sebagai ulasan atau penarikan kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.


Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Ada pun dalam menyusun teks eksplanasi perlu memperhatikan kaidah kebahasaan berikut ini:

 

1. Menggunakan Kalimat Pasif dan Kalimat Tidak Langsung

Di artikel sebelumnya, kita sudah belajar mengenai kalimat pasif dan kalimat tidak langsung, ya. Nah, apa sih itu? Jadi, kalimat aktif adalah jenis kalimat dimana objek melakukan sebuah tindakan kepada subjek.

Sementara itu, kalimat tidak langsung adalah kalimat dimana pembicaraan atau sebuah informasi dari seseorang, disampaikan secara tidak langsung kepada orang lain. Nah, ciri kebahasaan teks eksplanasi akan menggunakan dua jenis kalimat ini.

  • Contoh kalimat pasif dalam teks eksplanasi: Regenerasi sel kulit didukung oleh asam pantotenat, yang ditemukan dalam vitamin B5.
  • Contoh kalimat tidak langsung dalam teks eksplanasi: Dokter menyatakan bahwa makanan sehat dan olahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan.

 

2. Menggunakan Konjungsi Kasual dan Waktu

Karena teks eksplanasi bertujuan untuk menjelaskan secara jelas kejadian suatu fenomena, jadi teks ini akan sering menggunakan dua jenis konjungsi, yaitu kasual dan waktu (temporal).

Konjungsi kasual adalah kata penghubung yang mengaitkan dua peristiwa atau ide, dengan menunjukkan hubungan sebab-akibat. Konjungsi kasual ditandai dengan penggunaan kata karena, sebab, oleh karena itu, dsb.

Sementara itu, sesuai namanya, konjungsi waktu/temporal adalah kata hubung yang berkenaan dengan waktu. Biasanya, ditandai dengan penggunaan kata kemudian, lalu, sejak, ketika, saat, dsb.

 

3. Terdapat Istilah Ilmiah

Teks eksplanasi juga menggunakan istilah ilmiah untuk menjelaskan suatu fenomena. Contohnya saja pada teks eksplanasi tentang penyebab banjir. Mungkin kamu akan menemukan beberapa istilah yang cukup asing, seperti erosi, sedimentasi, drainase, deforestase, dan lain sebagainya.

 

4. Menggunakan Kata Kerja Material dan Rasional

Maksudnya apa sih? Nah, kata kerja material merujuk pada tindakan yang dapat dilihat atau dirasakan secara fisik. Contohnya membangun, memakan, membaca, dsb. Sementara itu, kata kerja rasional berkaitan dengan aktivitas emosional. Contohnya berpikir, mengerti, berharap, dsb.

Dengan menggunakan kedua jenis kata kerja ini, teks eksplanasi dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap dan jelas mengenai suatu topik, baik itu dalam konteks fisik atau dalam aspek-aspek emosional. Sehingga, akan memudahkan pembaca untuk memahami penjelasan yang diberikan.

 

5. Bersifat Informatif

Penjelasan dalam teks eksplanasi sering digunakan sebagai bahan pembelajaran. Oleh karena itu, bahasa yang disampaikan harus jelas dan terperinci, supaya pembaca pun dapat memahami konsep atau proses yang dijelaskan.

Penjelasan yang informatif juga dapat memberikan kredibilitas dari kebenaran suatu teks. Dengan informasi yang akurat dan terperinci, pembaca cenderung lebih mempercayai konten yang disajikan.



Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi

Oleh Victor Parulian, S.S
Diupload : Senin, 3 November 2025, pukul 14:06:50